Diskusi dan Bedah Buku Sekolah itu Candu

Suasana Diskusi SC Rumaka

Oleh : Redaksi

Diketahui Study Club Rumah Mahasiswa Merdeka secara perdana telah usai menggelar diskusi dan bedah buku berjudul Sekolah Itu Candu karya dari Pak Roem Topatimasang. Diskusi tersebut digelar pada hari Kamis (11/04) bertempat di Gazebo Perpustakaan UMM. Diskusi ini dipimpin langsung oleh Khairul Ikhwan (Maferanren) dan dihadiri oleh beberapa aktivis dari berbagai latar belakang organisasi.

Awalnya, pengadaan diskusi dilatarbelakangi oleh keresahan SC Rumaka pada dunia pendidikan dewasa ini. Bagaimana tidak, belakangan banyak tersiar kabar bahwa pendidikan tengah mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan industri. Lebih tepatnya, mempersiapkan tenaga kerja guna menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Sosial-Humaniora bakal dibatasi. Di lain sisi, pendidikan vokasi makin di massifkan. Dana pendidikan semakin digenjot untuk kebutuhan sarpras penunjang, sementara perbaikan mutu tidak pernah ada. Karena pendidikan makin terintegrasi dengan Revolusi Industri 4.0, maka paradigma serta disorientasi banyak terjadi di dunia pendidikan kita. Ini hanya sedikit fenomena yang belakangan sempat mencuat ke publik. Sementara yang diuraikan oleh Pak Roem Topatimasang sangatlah kompleks.

Karena ia mengambil asal usul kata sekolah di era Yunani dengan pemaknaan serta metode pengajarannya yang relatif sederhana. Tak lupa beliau pun mengupas tuntas asal usul seragam, pelembagaan sekolah sampai metode, sistematika pembelajaran, dan lain-lain. Semua ditulis oleh Pak Roem dengan sistematis dan metodis. Demikian dengan pemaparan dari Khairul Ikhwan selaku pembedah.

Sesi bedah buku pun berakhir. Forum berlanjut pada sesi diskusi. Berbagai respon bermunculan dari peserta diskusi. Diskusi berjalan selama dua jam dan ditutup dengan satu kesimpulan bahwa pendidikan kini harus menjadi sebuah objek yang perlu dikoreksi. Baik oleh kalangan pemerhati, peneliti sampai praktisi. Sebab netralitas pendidikan saat ini menjadi paradoks. Terkhusus pasca tunduknya dunia pendidikan terhadap mekanisme pasar.

***


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.